Resep ini menghasilkan sup yang cepat dan memuaskan, cocok untuk malam hari. Dikembangkan di dapur uji New York Times, produk ini menyeimbangkan kenyamanan dan nutrisi – cukup hangat untuk makan malam, namun cukup ringan untuk menghindari kemerosotan setelah makan. Kuncinya adalah kesederhanaan dan pelapisan bahan yang cerdas.
Membangun Rasa dalam Hitungan Menit
Supnya dimulai dengan soffritto – bawang bombay, wortel, dan seledri yang dipotong dadu halus. Memasaknya secara perlahan (tetapi tidak terlalu lambat) akan melepaskan rasa manis alaminya. Pasta tomat ditumis sebentar untuk memusatkan rasanya, lalu ditambahkan tomat potong dadu yang dipanggang dengan api. Ini memberikan kecerahan berasap yang menghindari rasa sup yang terlalu mirip tomat.
Mengapa tomat potong dadu penting: Tomat yang dihancurkan, diuji dalam pengembangannya, mengalahkan bahan lainnya. Tomat yang dipotong dadu menghasilkan keseimbangan, mengentalkan kaldu sekaligus membiarkan setiap rasa menonjol.
Integrasi Kacang Dua Tahap
Kacang putih ditambahkan dalam dua tahap untuk tekstur yang ideal. Satu kaleng yang belum dikeringkan dimasukkan lebih awal, mengentalkan kaldu dengan pati tanpa memerlukan krim atau campuran. Kaleng kedua yang sudah ditiriskan ditambahkan menjelang akhir, menjaga biji kopi tetap kencang dan berbeda.
Variasi Kacang: Kacang mentega (kacang lima) ideal karena teksturnya yang lembut, tetapi cannellini atau kacang utara yang enak juga bisa digunakan. Tujuannya adalah gigitan yang lezat dan dapat disendok, bukan bubur.
Supnya cepat didapat: menenangkan, bergizi, dan siap dalam waktu kurang dari setengah jam. Ini adalah contoh utama bagaimana bahan-bahan sederhana, jika dipadukan dengan cermat, dapat menghasilkan makanan yang sangat memuaskan.
