Pelat getar – platform bermotor yang digunakan untuk memasuki pusat kebugaran dan rumah – semakin populer, bahkan mendapat tempat dalam sketsa Saturday Night Live baru-baru ini. Namun apakah perangkat ini benar-benar menjanjikan peningkatan sirkulasi, pemulihan lebih cepat, atau bahkan hilangnya lemak? Jawabannya, berdasarkan penelitian saat ini, adalah… rumit.
Sejarah Terapi Getaran
Konsepnya bukanlah hal baru. Terapi getaran sudah ada sejak tahun 1800-an, ketika dokter Swedia menggunakan mesin untuk membantu pergerakan pasien dengan gangguan. Saat ini, produk modern dipasarkan dengan manfaat yang lebih luas, mulai dari meningkatkan aliran darah hingga meningkatkan pemulihan otot, dengan harga mulai dari $80 hingga ribuan dolar. Ide intinya sederhana: permukaan yang tidak stabil memaksa otot Anda bekerja lebih keras hanya untuk menjaga keseimbangan.
Cara Kerjanya: Aktivasi dan Stabilitas Otot
Saat diaktifkan, pelat getar membuat permukaan tidak stabil. Ini menantang tubuh Anda untuk stabil, mengaktifkan lebih banyak otot daripada latihan standar. Terapis fisik Winnie Yu menjelaskan, “Getaran memaksa otot Anda untuk bekerja, meningkatkan aktivasi otot di seluruh tubuh.” Meskipun kebanyakan orang dapat menggunakannya, latihan ini sangat menarik bagi mereka yang memiliki keterbatasan mobilitas, karena latihan ini memerlukan lebih sedikit tenaga dibandingkan olahraga tradisional. Anda dapat menggunakannya untuk berolahraga atau melakukan peregangan – keduanya menawarkan manfaat potensial, tetapi hanya duduk di salah satu saja tidak akan cukup.
Ilmu Pengetahuan di Balik Klaim
Peningkatan Sirkulasi dan Drainase Limfatik
Pelat getar dapat meningkatkan sirkulasi, yang pada gilirannya membantu drainase limfatik. Peningkatan aliran darah mengantarkan oksigen dan nutrisi ke otot, berpotensi mempercepat pemulihan. Sebuah studi tahun 2021 menegaskan bahwa sesi tiga menit pun dapat meningkatkan aliran darah. Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa olahraga teratur memberikan manfaat peredaran darah yang lebih besar. Pelat tersebut memberikan dorongan, namun bukan pengganti aktivitas.
Pemulihan Lebih Cepat dan Mengurangi Rasa Sakit
Peningkatan sirkulasi juga mendukung pemulihan otot, sehingga berpotensi mengurangi rasa sakit. Inilah sebabnya mengapa pelat getar dapat meningkatkan rutinitas peregangan, meningkatkan fleksibilitas, dan meminimalkan ketegangan. Namun, Yu menunjukkan bahwa ada alat pemulihan yang lebih terjangkau dan efektif: senjata pijat, roller busa, lengan kompresi, atau bahkan sauna dapat memberikan hasil yang serupa.
Keseimbangan dan Kepadatan Tulang
Penelitian menunjukkan pelat getaran mungkin sedikit meningkatkan keseimbangan dan stabilitas. Permukaan yang tidak stabil menantang otot-otot penstabil. Meskipun beberapa penelitian menunjukkan hasil yang menjanjikan, tinjauan pada tahun 2023 belum menemukan kesimpulan yang pasti. Demikian pula, meta-analisis tahun 2016 menunjukkan sedikit peningkatan kepadatan tulang pada wanita pascamenopause (2-5,5%), namun hasilnya bervariasi secara signifikan.
Penurunan Berat Badan: Jangan Mengandalkannya
Kekecewaan terbesar? Pelat getar sepertinya tidak akan membantu penurunan berat badan secara signifikan. Tinjauan tahun 2019 menemukan dampak minimal terhadap persentase lemak tubuh. Meskipun beberapa pengguna mungkin mengalami penurunan berat badan beberapa kilogram, pengaruhnya terhadap komposisi tubuh dapat diabaikan. Mesin ini mungkin sedikit meningkatkan pembakaran kalori, namun manfaatnya sangat kecil.
Intinya
Pelat getar menawarkan beberapa manfaat potensial—peningkatan sirkulasi, peningkatan pemulihan, dan sedikit peningkatan keseimbangan dan kepadatan tulang—tetapi hal tersebut bukanlah solusi ajaib. Dampak yang ditimbulkan seringkali kecil, dan terdapat banyak alternatif yang lebih murah dan efektif. Bagi individu yang aktif, manfaat tambahannya mungkin tidak sebanding dengan biaya atau ruangnya. Jika Anda sudah berolahraga, Anda tidak membutuhkan pelat getar untuk mendapatkan manfaat ini.
