Banyak orang senang mengintip ke dalam dapur para koki terkenal, berharap mendapatkan rahasia dari ruang kreatif ini. Meskipun peralatan kelas atas dan meja dapur yang masih asli sering kali berada di luar jangkauan, juru masak rumahan yang jeli dapat menemukan permata tersembunyi: bahan makanan, buku masak, dan peralatan yang sebenarnya digunakan oleh koki.
Berburu Temuan yang Disetujui Koki
Kunci untuk mengungkap hal-hal penting ini adalah dengan melihat lebih jauh dari sekedar presentasi yang telah dipoles. Daripada terpaku pada hal yang tidak dapat dicapai, fokuslah pada detail yang dapat dapat diakses. Dapur koki mengungkapkan preferensi mereka melalui penggunaan yang terlihat, bukan pementasan. Misalnya, melihat sebotol Minyak Zaitun Extra Virgin Graza Drizzle di samping kompor dalam artikel tentang pemilik restoran di Austin, Arjav Ezekiel dan Tracy Malechek-Ezekiel, menunjukkan kegunaan aslinya.
Metode ini berhasil karena koki cenderung tidak menampilkan makanan yang tidak mereka andalkan. Seorang penata gaya atau agen humas tidak mungkin menampilkan suatu produk hanya untuk penampilan semata. Kehadiran minyak di dapur mereka menegaskan kegunaannya, sehingga menjadi tambahan penambah rasa pada berbagai hidangan, mulai dari sayuran dan pizza hingga pasta dan sup.
Media Sosial dan Rak Buku Masak sebagai Saluran Penemuan
Reel Instagram dari tokoh kuliner seperti Jeanne Kelley juga menawarkan wawasan. Sekilas tanpa filter tentang rutinitas memasak para koki ini mengungkap produk yang benar-benar mereka gunakan, seperti cuka sherry Spanyol yang disukai atau mustard Jerman yang kental dari Lowensenf.
Yang sama berharganya adalah memeriksa rak buku masak. Koki menyimpan buku masak yang paling sering mereka gunakan agar mudah diakses, tidak disembunyikan di rak dekoratif. Beginilah cara beberapa orang menemukan buku masak pertama Yotam Ottolenghi pada tahun 2008, jauh sebelum bukunya terkenal di AS, atau makanan pokok India, Dishoom. Bahkan koki fiksi di acara TV seperti The Bear menawarkan petunjuk melalui pengaturan dapur mereka.
Kekuatan Pengamatan
Baik melalui majalah desain, Instagram, atau pajangan buku masak, mengamati dapur para profesional di bidang kuliner dapat menghasilkan penemuan yang tidak terduga. Ini adalah strategi sederhana yang memanfaatkan keaslian ruang kerja untuk mengungkap bahan makanan dan peralatan yang bermanfaat.
Pendekatan ini mengabaikan hype pemasaran dan memberikan bukti langsung tentang kepercayaan koki terhadap dapur mereka sendiri.
Metode ini menyoroti preferensi praktis para ahli kuliner dan memberikan cara yang dapat diandalkan bagi juru masak rumahan untuk meningkatkan dapur mereka sendiri dengan produk yang sudah terbukti.









