Camilan Satu Bahan Terbaik: Giada De Laurentiis Menata Ulang Protein Bar

0
19

Sementara industri kesehatan modern terus mendorong protein batangan olahan yang dibuat di laboratorium, koki selebriti Giada De Laurentiis menganjurkan alternatif yang lebih sederhana dan tradisional. Koki Italia baru-baru ini melalui Instagram membagikan rahasia “protein bar” seumur hidupnya: satu blok Parmigiano Reggiano.

Sebuah “Peretasan Italia” Tradisional

Dalam video baru-baru ini, De Laurentiis membahas tren konsumsi protein batangan yang semakin meningkat, dengan menyatakan bahwa meskipun “kegilaan” ini tersebar luas, preferensinya tetap tidak berubah sejak masa kanak-kanak. Daripada mengambil camilan kemasan, dia memilih sepotong keju Parmesan tua.

“Ini adalah protein bar saya… Ini adalah bar terbersih dan terlezat di pasaran,” De Laurentiis berbagi, menyoroti kesederhanaan dan profil nutrisi camilan tersebut.

Bagi De Laurentiis, ini bukan sekadar pilihan pola makan, melainkan sebuah “peretasan Italia” yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dia mendeskripsikan camilan tersebut sebagai kombinasi sempurna antara rasa asin dan protein berkualitas tinggi, dengan menekankan “bahan-bahan bersih” —sangat kontras dengan daftar bahan yang panjang dan sering kali tidak dapat dikenali yang ditemukan di banyak batangan protein komersial.

Mengapa Ini Penting: Makanan Utuh vs. Suplemen Olahan

Pendekatan De Laurentiis menyentuh perdebatan nutrisi yang lebih luas mengenai makanan ultra-olahan (UPF). Banyak protein batangan utama yang direkayasa secara mendalam dengan gula alkohol, pemanis buatan, dan zat penstabil untuk meniru tekstur dan rasa.

Dengan memilih Parmigiano Reggiano, De Laurentiis mengutamakan:
Transparansi Bahan: Makanan dengan bahan tunggal menghilangkan dugaan mengenai bahan tambahan.
Kepadatan Nutrisi: Keju tua berkualitas tinggi menyediakan protein bersama mineral penting seperti kalsium.
Rasa kenyang: Kombinasi lemak dan protein dalam makanan utuh sering kali memberikan rasa kenyang yang lebih tahan lama dibandingkan alternatif makanan olahan.

Produk di Balik Postingan

Setelah momen viral tersebut, perlu dicatat bahwa merek De Laurentiis, Giadzy, menawarkan pilihan blok Parmesan miliknya sendiri. Keju spesifik ini adalah:
– Berusia 24 bulan.
– Dibuat dari susu yang bersumber dari sapi yang diberi makan rumput di Italia.
– Disiapkan dengan cara tradisional, termasuk memasak dalam kuali tembaga.

Meskipun keju cukup serbaguna untuk diparut di atas pasta atau pizza, De Laurentiis menyarankan bahwa memotong sepotong keju untuk dijadikan camilan cepat dan gurih adalah cara paling efisien untuk mengisi bahan bakar.


Kesimpulan
Dengan menukar suplemen olahan dengan makanan pokok tradisional, Giada De Laurentiis mengingatkan kita bahwa nutrisi yang efektif tidak selalu memerlukan proses manufaktur yang rumit—terkadang, “makanan fungsional” terbaik adalah bahan tunggal yang berkualitas tinggi.