Kasus human metapneumovirus (HMPV) meningkat di seluruh Amerika Serikat, namun para ahli menyarankan agar tetap tenang dibandingkan panik. Meskipun tidak ada vaksin atau pengobatan khusus, virus ini umumnya ringan dan dapat dikendalikan. Berikut rincian hal-hal yang perlu Anda ketahui.
Apa itu Metapneumovirus Manusia?
HMPV adalah virus pernapasan umum yang pertama kali diidentifikasi pada tahun 2001, meskipun bukti menunjukkan virus ini telah beredar sejak tahun 1950an. Virus ini termasuk dalam keluarga yang sama dengan virus pernapasan syncytial (RSV) dan menyebabkan infeksi pada saluran pernapasan atas dan bawah.
- Siapa yang berisiko? Anak-anak kecil, orang dewasa lanjut usia, dan individu dengan sistem kekebalan tubuh lemah adalah yang paling rentan terhadap penyakit parah.
- Keparahan: Meskipun mengkhawatirkan karena kurangnya pengobatan, HMPV biasanya kurang ganas dibandingkan flu, COVID-19, atau RSV.
Gejala yang Harus Diwaspadai
Gejala HMPV sangat mirip dengan penyakit pernapasan lainnya, antara lain:
- Batuk
- Demam
- Hidung tersumbat
- Sesak napas
Kasus yang lebih parah dapat menyebabkan bronkitis, pneumonia, infeksi telinga, atau memperburuk asma. Masalah gastrointestinal juga dapat terjadi, terutama pada orang lanjut usia.
Bagaimana Cara Penyebarannya?
Penularan terjadi melalui jalur pernapasan yang khas:
- Kontak dekat dengan orang yang terinfeksi
- Droplet di udara akibat batuk atau bersin
- Menyentuh permukaan yang terkontaminasi lalu menyentuh wajah
Mengapa Kasus Saat Ini Meningkat?
Peningkatan kasus bukanlah hal yang aneh. HMPV mengikuti pola musiman, mencapai puncaknya pada akhir musim dingin dan awal musim semi. Kebanyakan orang terjangkit virus ini pada masa kanak-kanak, sehingga infeksi yang meluas sering terjadi.
“Kasus HMPV meningkat setiap tahun—ini adalah virus pernafasan musiman yang rutin,” kata Amesh A. Adalja, MD, peneliti senior di Johns Hopkins Center for Health Security.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Anda Mencurigai Infeksi
Saat ini, pengujian HMPV tidak tersedia secara luas di luar panel diagnostik rumah sakit. Perawatan berfokus pada perawatan suportif: istirahat, hidrasi, dan pemantauan gejala.
Cari pertolongan medis jika:
- Pusing terjadi
- Bibir membiru (sianosis)
- Kebingungan berkembang
Tanda-tanda ini menunjukkan gangguan pernapasan yang parah dan kebutuhan akan dukungan oksigen.
Tindakan Pencegahan
Strategi yang sama untuk mencegah virus pernafasan lainnya juga berlaku untuk HMPV:
- Hindari kontak dekat dengan orang yang sakit
- Berlatihlah sering mencuci tangan
- Hindari menyentuh wajah Anda
- Kenakan masker di ruang dalam ruangan yang ramai, terutama jika berisiko tinggi
Intinya
Meskipun tidak adanya vaksin atau pengobatan yang ditargetkan merupakan kekhawatiran yang sahih, HMPV jarang menimbulkan gejala parah pada kebanyakan orang. Kuncinya adalah tetap mendapatkan informasi, melakukan tindakan pencegahan, dan mencari perawatan medis jika gejalanya memburuk. Sebagian besar infeksi sembuh tanpa komplikasi.









