Priyanka Chopra tentang Trauma Berlama-lama atas Kelahiran Prematur Putrinya

0
14

Priyanka Chopra Jonas, aktris terkenal, telah mengungkapkan kecemasan abadi yang dia alami mengenai kesehatan dan kesejahteraan putrinya, Malti Marie, yang lahir melalui ibu pengganti pada tahun 2022. Dalam wawancara baru-baru ini dengan Marie Claire, Chopra menggambarkan ketakutan yang terus-menerus yang berasal dari awal hidup Malti yang penuh tantangan, menghabiskan lebih dari 100 hari di Unit Perawatan Intensif Neonatal (NICU) “berjuang untuk hidupnya.”

Beratnya Sebuah Keajaiban

Chopra menekankan bahwa Malti adalah “bayi ajaibku”, yang lahir setelah pasangan tersebut menghadapi kesulitan pada kehamilan sebelumnya. Intensitas pengalaman itu membuatnya selalu waspada. Aktris tersebut menyatakan bahwa dia masih mengalami reaksi mendalam ketika Malti tidak berada dalam kehadirannya, menggambarkannya sebagai “perasaan bahwa hatimu berlari keluar dari tubuhmu.”

Ketakutan ini berakar kuat pada trauma kedatangan Malti yang prematur di minggu ke-27. Chopra mengingat kembali detail mengerikan di masa-masa awal putrinya, termasuk kesulitan yang dihadapi staf medis saat melakukan intubasi pada bayi mungil tersebut. “Dia berwarna ungu,” jelas Chopra, “dan kami tidak mengetahuinya…” Gambaran grafis dari momen-momen itu masih tergambar jelas di benaknya.

Pengungkapan Paksa dan Pertempuran NICU

Pasangan itu ditekan untuk mengumumkan kelahiran Malti sebelum waktunya setelah rincian kelahirannya bocor ke pers. Mereka tidak yakin akan kelangsungan hidupnya saat menghadapi pengawasan publik. Tiga bulan yang dihabiskan di NICU digambarkan sebagai periode di mana semua prioritas lainnya hilang.

Chopra menceritakan bahwa dia dan Nick Jonas menghabiskan setiap hari di rumah sakit, hanya fokus pada kesembuhan putri mereka. Memegangnya untuk pertama kalinya, yang beratnya hanya 1 pon, 11 ons, memicu naluri pelindung yang kuat dalam dirinya: “Saya akan pergi ke ujung bumi untuk melindungimu.”

Transformasi Seorang Ibu

Pengalaman tersebut secara mendasar mengubah prioritas Chopra. Dia sekarang memusatkan hidupnya pada putrinya, mengakui bahwa “semuanya dimulai dan diakhiri dengan dia.” Kerentanan bayi prematur telah mengubahnya menjadi “harimau betina” yang sangat protektif, bersedia membela putrinya dengan cara apa pun.

Wawancara ini menyoroti realitas kelahiran prematur yang seringkali tidak terucapkan dan dampak emosional jangka panjang yang dialami para orang tua. Meski kelahiran seorang selebriti sering kali dibingkai sebagai sesuatu yang indah, keterusterangan Chopra memberikan gambaran langka tentang ketakutan, trauma, dan dedikasi tak tergoyahkan yang dapat menyertai kelahiran bayi ajaib.