Seorang tukang daging profesional, Norm Nesby Jr. dari Good Meat Project, mengatakan hanya Whole Foods dan Sprouts Farmers Market yang secara konsisten menjual daging giling yang layak dibeli. Kuncinya? Transparansi, kesegaran, dan staf berpengetahuan.
Mengapa Kebanyakan Toko Daging Sapi Gagal
Nesby berpendapat bahwa sebagian besar supermarket menawarkan daging giling dengan kualitas yang dipertanyakan. Penggilingan di pabrik, dimana campuran dagingnya tidak dapat diverifikasi, merupakan masalah besar. Supermarket sering kali mencampurkan potongan yang lebih murah dan kurang beraroma seperti daging kaki daripada menggunakan daging berlemak. Hal ini penting karena kandungan lemak berdampak langsung pada rasa dan tekstur.
Masalahnya bukan hanya pada potongannya saja: kesegaran juga penting. Daging giling cepat rusak, dan penggilingan di pabrik membuat proses pengemasan menjadi lebih sulit.
Dua Rantai Yang Menonjol
Whole Foods and Sprouts membedakan dirinya dengan mempekerjakan tukang daging terlatih yang dapat menjawab pertanyaan tentang sumber daging, praktik penggilingan, dan kandungan lemak. Pelanggan harus dapat bertanya:
- Peternakan apa yang memasok daging sapi? (Apakah itu lokal?)
- Apakah dagingnya diberi makan rumput atau bebas antibiotik?
- Apakah penggilingan dilakukan sendiri?
Jika staf tidak dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, Nesby memperingatkan bahwa ini adalah “bendera merah”. Akuntabilitas sangatlah penting; tanpanya, Anda hanya bisa menebak-nebak.
Belanja Lebih Cerdas di Toko Mana Pun
Bagi mereka yang tidak memiliki akses terhadap Whole Foods atau Sprouts, Nesby merekomendasikan tiga aturan:
- Selalu beli daging giling 80/20. Kandungan lemak yang lebih tinggi menyembunyikan potongan berkualitas rendah dan memberikan rasa yang lebih enak.
- Periksa tanggal “dikemas pada”. Tanggal terkini menunjukkan kesegaran yang lebih baik.
- Ajukan pertanyaan. Berinteraksilah dengan tukang daging, jika ada, untuk memahami produk.
“Jika Anda tidak mendapatkan jawaban, pergilah.” – Norma Nesby Jr.
Pada akhirnya, daging giling berkualitas memerlukan belanja yang terinformasi. Mengetahui dari mana daging tersebut berasal, cara pengolahannya, dan mempertanyakan sumbernya merupakan langkah penting.
Dalam dunia pangan yang diproduksi secara massal, nasihat tukang daging ini menggarisbawahi pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam industri daging.









