Selama berabad-abad, orang mencari cara efektif untuk meningkatkan kesehatan kulit. Tren terkini, tongkat Kansa, bukanlah hal baru sama sekali; ini adalah kebangkitan praktik India kuno sejak 5.000 tahun yang lalu. Awalnya digunakan untuk memasak dan menyembuhkan, tongkat Kansa kini mendapatkan popularitas sebagai alat pijat wajah untuk mengurangi peradangan, meningkatkan sirkulasi, dan memperbaiki warna kulit.
Apa itu Tongkat Kansa?
Tongkat Kansa terdiri dari gagang kayu dengan kubah yang terbuat dari Kansa, paduan tembaga dan timah (logam lonceng). Bahan ini secara historis digunakan untuk menjernihkan air dan membantu pencernaan, namun khasiatnya juga membuatnya efektif untuk perawatan kulit. Bentuk tongkatnya memungkinkan untuk meluncur lembut di kulit, mengendurkan otot-otot wajah dan meningkatkan drainase limfatik.
Berbeda dengan alat seperti batu gua sha, tongkat Kansa berukuran lebih besar dan dirancang untuk pemijatan wajah yang lebih luas. Meskipun perawatan DIY dapat dilakukan, sesi profesional menawarkan hasil yang lebih dramatis melalui pemetaan limfatik yang tepat dan pelepasan otot yang lebih dalam.
Manfaat: Didukung oleh Tradisi dan Ilmu Pengetahuan
Tongkat Kansa menawarkan beberapa manfaat potensial, menggabungkan kebijaksanaan Ayurveda tradisional dengan dukungan ilmiah yang muncul:
- Mengurangi Peradangan: Paduan tembaga-timah memiliki sifat antimikroba dan antioksidan, sehingga berpotensi mengurangi peradangan yang terkait dengan jerawat, rosacea, dan pembengkakan pasca prosedur.
- Drainase Limfatik: Pijat manual mendorong pergerakan cairan, mengurangi bengkak, dan menyempurnakan kontur wajah.
- Peningkatan Penyerapan Perawatan Kulit: Menggunakan tongkat untuk mengaplikasikan serum dan krim dapat meningkatkan penetrasi bahan, sehingga memaksimalkan efektivitasnya.
- Peningkatan Sirkulasi: Tindakan pijatan meningkatkan aliran darah, mengantarkan oksigen dan nutrisi ke sel-sel kulit untuk bercahaya alami.
- Pereda Ketegangan Otot: Tongkat Kansa dapat meremas otot wajah, meredakan ketegangan pada rahang dan alis.
- Keseimbangan pH (Potensi): Meskipun diperlukan lebih banyak penelitian, Ayurveda tradisional menyarankan Kansa dapat membantu menyeimbangkan pH kulit, mendukung fungsi penghalang.
Cara Menggunakan Tongkat Kansa Secara Efektif
Penerapan yang tepat adalah kunci untuk memaksimalkan manfaat:
- Membersihkan: Mulailah dengan wajah yang bersih. Tongkat ini bekerja paling baik setelah pembersihan dan pengencangan, sebelum pelembab.
- Lumasi: Oleskan beberapa tetes minyak wajah (disarankan squalane atau jojoba) untuk membantu tongkat meluncur dengan lancar.
- Pijat: Gunakan gerakan melingkar, angka delapan, atau ke atas pada seluruh wajah dan leher.
- Garis Rahang: Gerakkan perlahan dari dagu ke arah telinga dengan tekanan ringan.
- Pipi: Meluncur ke atas atau menggunakan gerakan memutar, dimulai dari hidung dan bergerak ke arah pelipis.
- Dahi: Sapukan ke atas dari alis hingga garis rambut, putar perlahan di pelipis.
- Tepuk ke Dalam: Setelah memijat, tepuk-tepuk sisa minyak ke kulit.
Harapkan warna abu-abu sementara pada kulit – reaksi normal antara logam dan keasaman kulit yang mudah dibersihkan. Hindari penggunaan tongkat pada kulit yang rusak, eksim aktif, atau lesi jerawat.
Apakah Tongkat Kansa Tepat Untuk Anda?
Jika Anda mencari cara non-invasif untuk mengatasi bengkak, kulit kusam, atau ketegangan pada wajah, tongkat Kansa layak untuk ditelusuri. Hasil bersifat sementara, jadi penggunaan yang konsisten (tiga sampai empat kali seminggu) diperlukan untuk mempertahankan manfaatnya. Meskipun tongkatnya sendiri tidak secara ajaib mengubah kulit, pijatan ini meningkatkan sirkulasi dan relaksasi, menjadikannya tambahan yang berharga untuk rutinitas perawatan kulit apa pun.
