Supermodel Candice Swanepoel kembali ke akarnya dengan menggabungkan warisan fesyennya dengan kesuksesan wirausaha. Victoria’s Secret secara resmi mengumumkan kolaborasi tingkat tinggi dengan Tropic of C, merek pakaian renang yang didirikan oleh Swanepoel sendiri.
Kolaborasi: Victoria’s Secret x Tropic of C
Kemitraan ini diumumkan melalui pengumuman Instagram bersama, menampilkan koleksi baru yang memadukan estetika ikonik Victoria’s Secret dengan gaya khas label pribadi Swanepoel. Gambar promosinya menampilkan tampilan yang beragam, mulai dari:
– Bikini tali metalik untuk kesan glamor tinggi;
– Snakeskin prints untuk estetika yang berani dan edgy;
– Desain denim biru menawarkan kesan “terinspirasi dari putri duyung”.
Kolaborasi ini mewakili lebih dari sekedar peluncuran produk; ini merupakan keselarasan strategis antara dua pemain utama di pasar pakaian renang, yang menggabungkan raksasa pakaian dalam global dengan merek khusus yang dipimpin oleh desainer.
Dari “Malaikat” menjadi Pengusaha
Hubungan Swanepoel dengan Victoria’s Secret berakar kuat pada sejarah mode. Dia menjadi terkenal secara global sebagai Malaikat Rahasia Victoria, mencapai puncak karirnya pada tahun 2013 ketika dia terpilih untuk mengenakan “Bra Fantasi” yang bergengsi selama Peragaan Busana tahunan merek tersebut.
Meskipun ia tetap menjadi sosok yang berulang untuk merek tersebut, lintasan profesionalnya mengalami perubahan signifikan pada tahun 2018 ketika ia meluncurkan Tropic of C. Langkah ini menandai transisinya dari wajah merek lain menjadi pemilik bisnis dan direktur kreatif.
Tantangan Membangun Merek
Dalam wawancara sebelumnya, Swanepoel berterus terang tentang kompleksitas dari meninggalkan dunia modeling untuk memasuki dunia kewirausahaan mode. Membangun sebuah merek ternyata merupakan tantangan yang jauh lebih besar daripada yang dia perkirakan sebelumnya.
Dia mencatat bahwa transisi tersebut melibatkan navigasi kurva pembelajaran yang curam dari:
– Konstruksi merek dan identitas;
– Membangun tim dan mengelola peran profesional;
– Logistik bisnis, termasuk ekuitas dan struktur perusahaan.
Evolusi ini menyoroti tren yang lebih luas dalam industri fesyen, di mana para model ternama semakin memanfaatkan merek pribadi mereka untuk membangun bisnis yang mandiri dan berkelanjutan dibandingkan hanya mengandalkan penampilan di runway.
Kemitraan ini menandakan hubungan simbiosis: Victoria’s Secret mendapatkan keunggulan desainer kontemporer dari sebuah merek butik yang sukses, sementara Swanepoel memperkuat statusnya sebagai ikon fesyen dan pengusaha wanita yang cerdas.
Kolaborasi ini menandai tonggak penting dalam karier Swanepoel, yang berhasil menjembatani sejarahnya sebagai Malaikat Rahasia Victoria dengan identitas modernnya sebagai pendiri merek.









